Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
Jejak Kiai Banyuwangi

Misteri Kiai Ibrahim dan Diaspora Banten di Banyuwangi

Home / Opini / Misteri Kiai Ibrahim dan Diaspora Banten di Banyuwangi
Misteri Kiai Ibrahim dan Diaspora Banten di Banyuwangi Ayung Notonegoro. (Foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – "Aku saiki percaya marang Kaji Brahim saking Banyuwangi asal saking Banten kena dah go sadulur kang nanggung lelakonku."

(Aku sekarang percaya kepada Kaji Brahim dari Banyuwangi yang asalnya dari Banten bisa dijadikan saudara untuk menyelesaikan nasibku.)

Percakapan tersebut merupakan nukilan dari catatan harian seorang bangsawan-santri asal Keraton Yogyakarta, Mas Rahmat dengan seorang tokoh di Bangkalan, Madura, Haji Nurjali.

Sebagaimana yang dibahas oleh Ann Kumar dalam 'The Diary of a Javanese Muslim: Religion, Politics and The Pesantren 1883 – 1886 (1985)', percakapan tersebut, menyinggung soal sosok Kiai dari Banyuwangi yang bernama Kiai Ibrahim. Ia adalah seorang pengasuh pesantren yang santrinya mencapai 300 orang. Suatu pesantren yang terkategori besar untuk ukuran abad 19.

Haji Nurjali menyarankan kepada Mas Rahmat untuk meminta nasehat dari Kiai Ibrahim tentang permasalahan politik yang menderanya. Kiai Ibrahim dinilai memiliki kapabilitas untuk menjawabnya. Karena ia memiliki seorang menantu yang menjadi juru tulis (sekretaris) di Keresidenan Banyuwangi.

Berita Terkait

Komentar

302 Found

Found

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com