Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

???Ribuan Warga Desa di Banyuwangi akan Dibekali Bahasa Asing

Home / Peristiwa / ???Ribuan Warga Desa di Banyuwangi akan Dibekali Bahasa Asing
???Ribuan Warga Desa di Banyuwangi akan Dibekali Bahasa Asing Bagian Pendidikan Kesetaraan, Sinyo Hariyanto saat di kantornya di Banyuwangi, Kamis (3/8/2017). (Foto: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi kembali memberikan pelatihan dan kursus bahasa asing kepada 2.604 warga desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Hal ini dilakukannya setelah pelatihan sebelumnya yang juga menyasar 2.604 warga mendapat apresiasi dari masyarakat lainnya hingga dilaksanakan uji kompetensi dengan hasil yang memuaskan pada tahun 2015 lalu.

Seperti yang disampaikan, Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat (Kabid Dikmas) Dispendik Banyuwangi, Hamami diwakili oleh Bagian Pendidikan Kesetaraan Sinyo Hariyanto, mengatakan, 217 desa dan kelurahan di seluruh Banyuwangi akan dibentuk kelompok-kelompok kursus bahasa asing.

Dalam setiap kelompok dari masing-masing desa terdiri dari 12 orang warga setempat, dan nantinya akan dilatih oleh instruktur yang berkompeten. Program tersebut akan dilaksanakan secara menyeluruh mulai tanggal 22 Agustus sampai 3 bulan kedepan.

“Antusiasme masyarakat sangat baik, hingga ada peserta susulan dan ada penambahan 406 peserta, total peserta ada 3010, kita akan ulangi lagi seperti tahun 2015 lalu. Saat ini masih kita lakukan proses pendataan calon peserta di masing-masing desa dan kelurahan mulai 4 sampai 12 Agustus. Kemudian tanggal 13 sampai 15 untuk peserta akan di verifikasi terlebih dahulu,” kata Hatiyanto saat ditemui dikantornya, Kamis (3/8/2017).

Untuk peserta, kata Hariyanto, karena sumber dana dari APBD yang dikucurkan terbatas, sehingga peserta dibatasi pada usia produktif minimal 18 sampai 30 tahun, itu yang diutamakan. Sedang untuk tenaga instrukturnya di ambil dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) masing-masing desa atau dari masyarakat yang memiliki kemampuan bahasa asing.

“Untuk kursus bahasa dalam program ini, bahasa inggris, arab dan mandarin. Sedangkan calon instruktur kita ambilkan dari LKP desa. Jika tidak bisa dari unsur masyarakat,” ucapnya.

Dia melanjutkan, akan tetapi pihaknya juga terbuka jika ada masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program kursus bahasa asing itu. 

“Silahkan kalau mau ikut, tapi tidak termasuk dalam penganggaran. Kalau ada penambahan peserta akan diatur sendiri oleh penanggung jawab secara intern. Tidak ada tuntutan karena pembiayaannya oleh APBD. Tidak dipungut biaya sama sekali,” terangnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com